26.8 C
Tanjung Pinang
Minggu, Maret 8, 2026
spot_img

Serunya Warga Non-Muslim Tanjungpinang Ikut Berburu Takjil

TANJUNGPINANG (HAKA) – Fenomena berburu takjil, atau “War Takjil” di Kota Tanjungpinang kini menjadi momentum unik yang memperkuat toleransi antarumat beragama.

Keriuhan warga mencari kudapan berbuka puasa tersebut, ternyata tidak hanya melibatkan umat muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Warga non-muslim pun turut memadati lokasi perburuan takjil tersebut. Salah satunya, Juli Laia.

Sebagai umat non muslim, ia mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan rutin tahunan di bulan Ramadan ini.

“Ini bentuk toleransi yang sangat saya tunggu-tunggu sebagai warga non-muslim,” ujar Juli kepada hariankepri.com, Jumat (20/2/2026) sore.

Juli menjelaskan, bahwa aktivitas tersebut bukan sekadar membeli makanan untuk ia nikmati sendiri di rumah.

Ia merasa, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kecil bagi para pelaku usaha yang sedang mencari rezeki.

“Ini bentuk dukungan untuk para penjual sekaligus kontribusi terhadap ekonomi Tanjungpinang,” jelas Juli.

Senada dengan itu, mahasiswa asal Medan yang berkuliah di Tanjungpinang, Delpia Manik, turut merasakan kegembiraan serupa.

Delpia mengaku senang bisa berkontribusi dalam keriuhan “War Takjil” yang berlangsung sepanjang bulan Ramadan.

“Momen ini menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk menikmati suasana bersama,” kata Delpia Manik kepada hariankepri.com.

Mahasiswa non-muslim itu menilai, bahwa kehadirannya di tengah keramaian pasar takjil adalah cara sederhana dalam bertoleransi.

Delpia menganggap, interaksi sosial di pasar Ramadan tersebut semakin membangun nilai-nilai kerukunan antaragama.

“Ikut berburu takjil adalah cara sederhana kami sebagai umat non-muslim untuk bertoleransi,” ungkap Delpia Manik menambahkan.

Pantauan di lapangan menunjukkan warga dari berbagai latar belakang memang selalu memadati pasar takjil di berbagai titik Tanjungpinang.

Fenomena ini membuktikan bahwa tradisi Ramadan mampu menjadi perekat sosial yang kuat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Ansar Targetkan 500 UMKM Ramaikan Kurma 2026

Kehadiran warga dari berbagai keyakinan di pasar Ramadan, turut mendorong perputaran uang yang signifikan di daerah.

Harapannya, suasana kebersamaan ini terus terjaga hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang. (sih)

Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak 2026. Alumni Departemen Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru