28.8 C
Tanjung Pinang
Kamis, Agustus 13, 2026
spot_img

Sertifikasi Dapur MBG Lambat, Lab Uji Hanya Ada di Batam

TANJUNGPINANG (HAKA) – Proses sertifikasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kepri menghadapi kendala teknis.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kepri, Rika Azmi, menyebut, pengujian sampel menjadi faktor penghambat utama.

“Pengujian sampel makanan dan air saat ini hanya bisa di Balai Batam,” kata Rika, beberapa waktu lalu.

Menurut Rika, kondisi keterbatasan laboratorium ini membuat durasi pengurusan sertifikat menjadi jauh lebih lama.

“Antrean pengujian sampel dari berbagai daerah menumpuk di satu lokasi saja,” ucapnya.

Akhirnya, kata Rika, kondisi ini menyebabkan waktu pengurusan Survei Lingkungan Hidup dan Sosial (SLHS) menjadi lebih panjang.

Pihaknya juga mencatat, lambatnya sebagian mitra pengelola dalam mengurus administrasi sertifikasi tersebut. Padahal, sertifikat higienis mutlak ada sebelum dapur beroperasi.

“Kami terus mendorong percepatan agar pelayanan tidak terhambat masalah administrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, meminta solusi cepat atas tantangan tersebut.

Ia menegaskan, bahwa sinergi antarinstansi sangat perlu untuk mengurai sumbatan birokrasi yang terjadi.

“Kami berharap seluruh pihak bersinergi menyempurnakan pelaksanaan di Kepri,” tutup Rika. (sih)

Baca Juga:  1.336 Mahasiswa KKN UMRAH Mulai Mengabdi di 56 Desa se-Kepri
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru