TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemerintah Kota Tanjungpinang, mengajukan usulan formasi CPNS, untuk mengatasi kekosongan massal tenaga pendidik tahun ini.
​Langkah taktis ini menjadi solusi, setelah seratusan lebih guru yang tersebar di Tanjungpinang, akan memasuki masa pensiun bersamaan.
​”Penambahan pegawai hanya dilakukan untuk menggantikan ASN yang pensiun,” ujar Sekdako Tanjungpinang, Zulhidayat.
​Ia menjelaskan, bahwa pengajuan formasi tersebut berjalan sangat terukur, dengan jumlah kuota ke pusat yang sangat terbatas.
​Pemerintah daerah saat ini memilih menunggu keputusan, dan memantau perkembangan draf usulan, yang telah dikirimkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
​”Kami masih menunggu keputusan dari BKN terkait kebutuhan yang telah diajukan,” katanya kepada hariankepri.com.
​Zulhidayat menegaskan, bahwa pengisian lowongan tersebut paling banyak, pada fasilitas pendidikan dasar dan menengah.
​”Formasi guru yang kami usulkan untuk SD dan SMP. Tahun ini ada lebih dari 100 guru yang purnatugas,” tuturnya.
​Selain sektor pendidikan, Pemko juga kekurangan tenaga medis, serta staf teknis penilai aset daerah.
​Pihaknya berharap, proses verifikasi di pusat berjalan lancar agar operasional sekolah serta pusat layanan kesehatan tetap optimal. (sih)





