BATAM (HAKA) – Wali Kota Batam Amsakar Achmad, menyerahkan Nota Keuangan dan Ranperda APBD Kota Batam 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Batam, Senin (7/9/2026).
​Penyampaian dokumen anggaran tersebut, menjadi tahapan pembahasan antara Pemerintah Kota Batam dan DPRD Kota Batam.
​Amsakar mengarahkan APBD 2027, untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan daerah melalui lima fokus utama.
​Pemerintah Kota Batam memprioritaskan pengentasan kemiskinan, melalui subsidi bunga nol persen bagi UMKM dan bantuan sosial lansia.
​Pemko Batam membiayai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, seperti pengemudi transportasi daring, nelayan, dan petani.
​Pemerintah daerah menitikberatkan peningkatan keterampilan SDM melalui pelatihan kerja, pemberdayaan industri, serta penguatan kapasitas UMKM.
​”Pemko juga mengalokasikan anggaran penanganan banjir secara terpadu di kawasan Puri Loka, Senawangi, hingga Tiban Center,” sebutnya.
Selain itu, ​Pemko Batam merencanakan pembangunan SPAM Galang, penyaluran beasiswa SD hingga PTN, serta penambahan Ruang Kelas Baru (RKB).
​Pemerintah merancang pendapatan daerah sebesar Rp4,7 triliun dan belanja daerah mencapai Rp4,8 triliun untuk Tahun Anggaran 2027.
​Penerimaan pembiayaan SiLPA sebesar Rp116 miliar. Sehingga total postur APBD Kota Batam 2027 hampir menyentuh Rp5 triliun, atau tepatnya Rp4,859 triliun. (fik)




