TANJUNGPINANG (HAKA) – SMK Negeri 2 Tanjungpinang, membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini dengan menyediakan total daya tampung sebanyak 308 siswa.
​Plt Kepala SMKN 2 Tanjungpinang, Ramot mengatakan, sekolah membatasi kuota penerimaan, guna menjaga rasio mengajar akibat banyaknya guru kejuruan produktif yang pensiun.
​”Kapasitas rombel kami sesuaikan agar layanan praktikum tetap maksimal karena banyak guru produktif pensiun,” ujar Ramot, kemarin.
​Ramot merincikan, program keahlian Usaha Layanan Wisata mendapat kuota dua rombel, dengan daya tampung maksimal 72 murid baru.
​Kemudian, jurusan Perhotelan membuka dua rombel untuk 72 murid, serta jurusan Kuliner membuka dua rombel dengan kuota maksimal 88 siswa.
​Sementara itu, jurusan Tata Rias menyediakan satu rombel untuk 38 siswa, serta jurusan Tata Busana membuka satu rombel berkapasitas 38 siswa.
​Ramot memaparkan, sekolah memaksimalkan kuota kelas jurusan Kuliner hingga 44 siswa per rombel, karena tingginya minat pendaftar beberapa tahun terakhir.
​Pihaknya mengambil langkah penambahan kursi itu, sebagai cara mengatasi keterbatasan jumlah tenaga pendidik kejuruan produktif, tanpa menambah bangunan kelas.
​”Jurusan Kuliner peminatnya sangat banyak,” terangnya.
​Kondisi sebaliknya terjadi pada jurusan Usaha Layanan Wisata, yang berdasarkan data tahun lalu masih tergolong minim peminat di Tanjungpinang.
​Ia juga menegaskan sekolah membuka porsi jalur Prestasi sebesar 75 persen, dan sistem pendaftaran daring menjamin bebas praktik titipan.
​”Tidak ada jalur titipan karena sistem online murni. Kalau kuota sistem dinas sudah penuh, sekolah tidak bisa berbuat apa-apa,” tegasnya.
​Jadwal resmi pendaftaran mulai 11 hingga 14 Juni, lalu proses verifikasi berkas berjalan pada 16 sampai 24 Juni.
​Ramot menambahkan posko verifikasi data khusus jenjang SMK se-Kota Tanjungpinang berpusat secara silang di lingkungan gedung SMAN 4 Tanjungpinang.
“​Sedangkan posko verifikasi khusus jenjang SMA berpusat di SMKN 2 Tanjungpinang,” tukasnya. (sih)






