27.6 C
Tanjung Pinang
Rabu, Oktober 14, 2026
spot_img

Sepi Pembeli, Pedagang Kuliner Tanjungpinang Menjerit

TANJUNGPINANG (HAKA) – Lesunya kondisi perekonomian sepanjang tahun 2026, berdampak terhadap penurunan daya beli masyarakat serta omzet para pedagang kecil di Kota Tanjungpinang.

​Seorang pedagang makanan di Jalan Pemuda Tanjungpinang, Inem, mengeluhkan sepinya pembeli yang membuat tingkat penjualannya merosot.

​”Jualan terasa kosong sekali. Kalau dulu laku 10 porsi, sekarang lakunya cuma 3 atau 4 porsi,” ujar Inem, Rabu (16/9/2026).

​Pedagang yang menjual lontong sayur, gado-gado, nasi lemak, dan nasi kuning ini mengaku omset harian bisnis kulinernya anjlok hingga lebih dari 50 persen.

​Guna menutupi kebutuhan sehari-hari, keluarga Inem kini bergantung pada penghasilan tambahan sang suami, yang bekerja mengurus kebun.

​Ia mengungkapkan petugas dari berbagai instansi pemerintah, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), kerap mendatangi warung kecilnya untuk melakukan pendataan dan survei.

​Namun, ia menyayangkan pendataan rutin tersebut belum membuahkan bantuan modal usaha, maupun yang lainnya.

​”Cuma datang untuk survei. Bantuan beras kemarin ada dapat, tetapi kalau bantuan modal tidak ada sama sekali,” bebernya.

​Ia berharap Pemko Tanjungpinang ikut turun tangan memberikan perhatian konkret bagi para pelaku usaha mikro dan kecil agar perekonomian warga kembali pulih. (sih)

Baca Juga:  Lima UMKM Perikanan Pekanbaru Lolos Pendampingan IPB University
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru