TANJUNGPINANG (HAKA) – Polresta Tanjungpinang merespon tegas maraknya balap liar selama Ramadan.
Kasatlantas AKP Dhia Chintya Siregar telah memimpin tiga kali penertiban sepanjang pekan ini.
“Kami mencatat mayoritas pelaku balap liar merupakan anak di bawah umur,” ucapnya kepada hariankepri.com, Sabtu (28/2/2026).
Menurutnya, mereka kerap beraksi saat dini hari di berbagai titik.Aksi nekat tersebut menyasar kawasan Dompak, Jalan Basuki Rahmat, hingga Km 16.
“Aksi ilegal ini sangat meresahkan warga dan membahayakan nyawa,” tegasnya.
Sejauh ini, pihaknya menilang dan menyita sedikitnya 20 unit sepeda motor hasil razia. Saat ini, seluruh kendaraan tersebut berada di Mapolresta Tanjungpinang.
“Kami menahan motor-motor tersebut selama satu bulan penuh. Langkah ini bertujuan memberikan efek jera bagi para pelaku balap liar tersebut,” ungkapnya.
Ia juga meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak mereka. Kerja sama keluarga sangat penting mencegah kenakalan remaja ini.
“Upaya ini juga untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Tanjungpinang,” tukasnya. (dan)





