BINTAN (HAKA) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bintan mencatatkan capaian PAD yang signifikan sepanjang tahun 2025, dari jasa kepelabuhanan.
“Retribusi parkir juga ikut memberi kontribusi pendapatan daerah,” sebut Kepala Dishub Bintan, Insan Amin.
Ia menjelaskan, realisasi retribusi parkir tepi jalan umum mencapai Rp152 juta, dari lima wilayah, di antaranya Kecamatan Bintan Timur, Toapaya, dan Bintan Utara.
Insan merincikan tren pendapatan parkir secara berkala. Pada triwulan pertama menghasilkan Rp34,2 juta, naik menjadi Rp42,3 juta pada triwulan kedua.
“Di triwulan ketiga Rp48,3 juta, dan triwulan keempat sebesar Rp27,6 juta,” sebutnya.
Selanjutnya, kata dia, sektor jasa kepelabuhanan memberikan sumbangan yang jauh lebih besar. Dishub Bintan berhasil mengumpulkan retribusi pelabuhan hingga Rp6,48 miliar.
Pendapatan ini berasal dari berbagai fasilitas di pelabuhan se-Kabupaten Bintan. Seperti Pelabuhan Bulang Linggi di Tanjunguban menyumbang sekitar Rp1 miliar.
Sementara itu, sambung Insan, Pelabuhan Sri Bentayan Tambelan memberikan kontribusi sebesar Rp133 juta.
Namun, Pelabuhan PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC) tetap menjadi primadona utama. Kawasan Wisata Lagoi ini menyetorkan PAD sebesar Rp5,1 miliar.
“Pelabuhan BRC selalu menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan daerah Bintan setiap tahunnya,” tutupnya. (rul)





