BATAM (HAKA) – BP Batam mendukung Sensus Ekonomi 2026 yang digelar BPS pada Mei hingga Agustus 2026.
BP Batam mengajak masyarakat dan pelaku usaha memberikan data yang jujur dan lengkap kepada petugas sensus.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, meminta warga tidak ragu menerima kedatangan petugas sensus.
“Masyarakat tak perlu khawatir memberi data kepada petugas. Undang-undang menjamin kerahasiaan data untuk kepentingan statistik,” ujar Ariastuty, Senin (10/8/2026).
Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, mengatur kerahasiaan data responden melalui Pasal 21 dan Pasal 24.
“Aturan itu, mewajibkan penyelenggara dan petugas menjaga kerahasiaan data responden untuk kepentingan statistik,” tegasnya.
BPS menjalankan pendataan melalui dua tahapan utama, yakni pembagian kuesioner khusus dan kunjungan langsung ke rumah warga.
“Data yang jujur dan lengkap membantu pemerintah menyusun kebijakan pembangunan Batam secara lebih tepat sasaran,” kata Ariastuty.
Data ekonomi juga membantu pelaku usaha membaca kondisi pasar, mengidentifikasi peluang investasi, serta menyusun strategi bisnis.
Karena itu, partisipasi masyarakat dan pelaku usaha menentukan kualitas hasil Sensus Ekonomi 2026.
“Keterbukaan warga menjadi kunci untuk menghasilkan data yang mendukung arah pembangunan Kota Batam,” pungkasnya. (sha)






