31.5 C
Tanjung Pinang
Minggu, Oktober 11, 2026
spot_img

Sembang Budaye 6 Kecamatan Wilayah Timur Sukses Sedot Warga Batam

BATAM (HAKA) – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menilai, budaya Melayu dapat memperkuat identitas sekaligus daya tarik pariwisata Batam.

“Ini adalah ikhtiar kita untuk meletakkan secara jelas identitas negeri,” ujarnya.

Amsakar menyampaikan, hal itu saat menghadiri penutupan Sembang Budaye LAM enam kecamatan wilayah timur, Minggu (13/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Bola Legenda Malaka, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota.

Sembang Budaye melibatkan Bulang, Galang, Nongsa, Batam Kota, Sungai Beduk, dan Bengkong.

Kegiatan menampilkan Joget Lambak, Joget 60-an, Tarung Pantun, Gurindam 12, serta penampilan Roger Kajol dan Grup Malaykustik.

Amsakar menilai penguatan budaya membutuhkan lebih dari sekadar kegiatan seni dan hiburan.

Menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang memberi kepastian bagi keberlangsungan adat dan budaya Melayu.

“Dua Perda ini semakin menegaskan bahwa keberpihakan terhadap negeri ini melalui budaya harus betul-betul nyata,” katanya.

Batam telah memiliki Perda tentang Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepulauan Riau di Kota Batam.

Pemko Batam bersama pihak terkait juga tengah memfinalisasi Perda tentang Kampung Tua.

Amsakar menilai kedua regulasi tersebut memperkuat upaya menjaga identitas, adat, sejarah, dan budaya Melayu di Batam.

“Melalui suguhan budaya ini dapat memberikan nilai tambah bagi Batam untuk menegaskan Batam sebagai destinasi wisata budaya,” ujar Amsakar.

Ketua Umum LAM Kepri Kota Batam Raja Muhammad Amin mengatakan, Sembang Budaye menjadi ruang mengenalkan kembali seni budaya Melayu.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi LAM Batam ke-26.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Wali Kota Batam karena di era beliaulah LAM memiliki Perda,” katanya.

Rangkaian Sembang Budaye akan berlanjut di wilayah barat pada 3 Oktober 2026 di Kecamatan Sekupang.

Baca Juga:  Lis Ajukan 3 Ranperda, Aturan Retribusi Transportasi Laut Dicabut

Amsakar turut berjoget bersama masyarakat dalam penutupan kegiatan tersebut. (fik)

Taufik A Habu, S.Psi.
Taufik A Habu, S.Psi.
Lahir di Gorontalo 31 Januari 1982, menamatkan pendidikan Sarjana Psikologi pada tahun 2008 di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, kini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi hariankepri.com. Dua kali meraih nominator Dahlan Iskan Award dan RDK Award di tahun 2011, 2012 dan 2013.
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru