26.9 C
Tanjung Pinang
Jumat, Februari 13, 2026
spot_img

Selamatkan 2.000 PMI, Polda Kepri Perkuat Direktorat TPPO

BATAM (HAKA) – Irjen Pol Asep Safrudin menabuh genderang perang melawan sindikat penyelundup Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural di Kepulauan Riau.

Kapolda Kepri, segera membentuk Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) mulai tahun 2026, sebagai langkah konkret pemberantasan mafia.

Rencana besar ini muncul saat Kapolda membuka Rapat Koordinasi Penempatan PMI di Auditorium Batam Tourism Polytechnic, Kamis (15/1/2026) lalu.

“Pembentukan Direktorat TPPO untuk melindungi setiap warga negara dari jerat mafia tenaga kerja,” tegasnya.

Provinsi Kepri juga, telah memiliki Satgas Penanganan PMI Ilegal, yang bekerja di bawah komando Gubernur Kepulauan Riau.

Dalam struktur Satgas, Kapolda menjabat Ketua Harian sementara Wakapolda menempati posisi Wakil Ketua Harian untuk memperkuat koordinasi.

“Menteri BP2MI dan Kapolri menginstruksikan pembentukan Satgas ini,” tutur jenderal bintang dua tersebut kepada para peserta rapat.

Tugas utama Satgas memastikan setiap warga negara memiliki dokumen legal. Petugas menjamin perlindungan hak asasi manusia sepenuhnya.

Sepanjang tahun 2025, Satgas mencatatkan prestasi gemilang dalam menyelamatkan ribuan nyawa dari jalur keberangkatan ilegal.

“Kami menyelamatkan lebih dari 2.000 calon PMI yang hampir berangkat melalui jalur belakang,” ungkap Kapolda dengan bangga.

Polri juga gencar mengedukasi masyarakat agar tidak tergiur rayuan calo selain mengejar para mafia di balik layar.

Polisi menempuh langkah persuasif melalui edukasi langsung kepada masyarakat luas sebagai pelengkap tindakan tegas di lapangan. (dim)

Baca Juga:  Warga Terlelap, Api Hanguskan Pemukiman di Sebong Pereh
Dimas Bona
Dimas Bona
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2023. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa kriminal serta isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Anggota aktif Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, yang menunjukkan komitmennya terhadap jurnalisme yang profesional dan independen.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru