TANJUNGPINANG (HAKA) – Wakil Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepri, Mardiansyah meluruskan informasi terkait penghentian total operasional penerimaan pasien dari luar daerah.
“Bukan mutlak 100 persen tutup. Nanti sistemnya buka-tutup secara bertahap,” kata Mardiansyah kepada hariankepri.com.
Manajemen RSUD RAT, juga telah mengirim surat pemberitahuan ke seluruh fasilitas kesehatan di kabupaten dan kota, mengenai kendala kenyamanan proyek rehab.
”Saya melihat antusiasme masyarakat untuk datang berobat ke tempat kita masih sangat tinggi,” ucapnya.
Pihak RSUD Provinsi meminta faskes daerah memprioritaskan fasilitas medis tingkat kota sebagai rujukan utama, dan memposisikan rumah sakit provinsi sebagai alternatif terakhir.
”Sebab, RSUD RAT dalam proses rehabilitasi sarana prasarana infrastruktur,” tukasnya. (sih)
===
Manajemen RSUD RAT Kepri menerapkan sistem buka-tutup per lantai dan per ruangan guna kelancaran proyek rehabilitasi bangunan gedung rumah sakit






