TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemko Tanjungpinang sedang merampungkan rehab lokasi rintisan Sekolah Rakyat (SR) di eks SMPN 15 Tanjungpinang, jelang launching program Presiden RI, nanti.
Menurut Sekdako Tanjungpinang, Zulhidayat, progres rehab pembangunan eks SMPN 15 Tanjungpinang, telah mencapai 85 persen di awal September 2025 ini.
“Proses belajar mengajar untuk SR rintisan 1C, belum dimulai,” jelas Zulhidayat saat dikonfirmasi hariankepri.com, Kamis (9/9/2025).
Namun kata dia, Pemko Tanjungpinang telah menyiapkan peserta didik dan tenaga pengajar SR tersebut. Untuk murid kurang mampu jenjang SD sebanyak 50 anak, SMP sebanyak 25 anak, dan SMA sederajat 25 orang.
Sedangkan, kepala sekolah SR berbasis asrama (boarding school) 1 orang, serta 19 guru. Jumlah tenaga pendidik ini telah ditetapkan oleh Kemensos RI.
“Total murid 100 pelajar, yang sudah ditetapkan oleh Wali Kota Tanjungpinang, untuk mengikuti SR gratis itu,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kadis Sosial Tanjungpinang, Endang Susilawati mengatakan, peserta didik yang bersekolah SR rintisan itu, diambil dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh kelurahan untuk jadi peserta didik.
Endang kembali menerangkan, kehadiran program SR bukan hanya memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat. Namun, lebih dari itu dapat menciptakan generasi tangguh yang mampu keluar dari lingkaran kemiskinan melalui jalur pendidikan tersebut. (rul)





