27.5 C
Tanjung Pinang
Minggu, Juli 19, 2026
spot_img

Satu WC Tiga Rumah Jadi Solusi Sanitasi Disperkim Kepri

TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepri, mengevaluasi program sanitasi masyarakat.

​Kepala Dinas Perkim Kepri, Said Nursyahdu mengungkapkan, ketidakefektifan konsep satu WC komunal untuk banyak rumah.

​”Dulu sepuluh rumah memakai satu WC, tapi praktik ini tidak cocok dengan kultur kita,” ujar Said, kemarin.

​Menurutnya, urusan gotong royong membersihkan WC itu susah, sehingga warga saling menyalahkan saat fasilitas mampet.

“​Kurangnya rasa memiliki, membuat fasilitas tersebut biasanya rusak tak terawat dalam waktu tiga hingga empat tahun,” jelasnya.

​Dampaknya, sambung Said, warga kembali menggunakan WC cemplung, atau membuang kotoran langsung ke laut.

​”Hal itu tentu sangat tidak sehat dan merusak ekosistem laut kita,” tegasnya.

​Dinas Perkim kini memperkecil skala program sanitasi, dengan menerapkan konsep satu fasilitas untuk maksimal tiga rumah.

​”Syaratnya, pengguna harus keluarga inti, misalnya rumah orang tua yang berdampingan dengan rumah anak-anaknya,” jelasnya.

Menurut Said, ​ikatan keluarga membuat mereka lebih mau bekerja sama merawat fasilitas sanitasi tersebut.

​Pendekatan baru ini jauh lebih efektif dan berkelanjutan dalam menjaga kualitas sanitasi lingkungan di Kepulauan Riau.

​Said berharap inovasi ini menghentikan kebiasaan warga membuang limbah domestik langsung ke laut. (sih)

Baca Juga:  Venni Sebut Belanja Pegawai Pemprov Kepri Capai 40 Persen
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru