TANJUNGPINANG (HAKA) – Hujan cukup deras akhirnya mengguyur sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang, setelah musim kemarau panjang melanda.
Masyarakat di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyambut penuh rasa syukur turunnya hujan lebat yang terjadi tepat pada Kamis (2/4/2026) siang.
Seorang warga Perumahan di Batu 9, Hendra, mengungkapkan rasa syukurnya, atas berkah hujan deras yang turun tepat pada pukul 12.00 WIB.
Menurutnya, guyuran hujan deras ini menjadi jawaban nyata dari doa bersama masyarakat melalui pelaksanaan salat Istisqa sebelumnya.
“Alhamdulillah, berkah hujan siang ini. Saya rasa ini jawaban dari doa kita bersama saat Pemko dan Pemprov mengadakan salat Istisqa kemarin,” ujarnya kepada hariankepri.com.
Ia mengaku merasa sangat terbantu karena selama musim kemarau, pengeluaran rumah tangganya membengkak hanya untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Hendra menceritakan bahwa selama kekeringan melanda, ia terpaksa terus-menerus merogoh kocek untuk membeli air tangki guna keperluan sehari-hari.
“Hujan ini bisa mengisi bak penampungan kami. Benar-benar jawaban doa bagi kami,” ungkapnya.
Senada dengan Pak Hendra, seorang ibu rumah tangga di Tanjungpinang, Sari, juga mengaku bahagia l melihat hujan deras yang turun siang ini.
Ia menilai fenomena alam ini merupakan ijabah dari permohonan warga dan para pemimpin daerah di Kota Tanjungpinang.
“Dah lama sangat Tanjungpinang kering sampai kantong pun bocor asyik beli air bersih terus,” tuturnya.
Baginya, turunnya hujan hari ini memberikan dampak ekonomi langsung karena ia kini dapat menghemat biaya pengeluaran air untuk keperluan dapur.
Ia berharap curah hujan terus stabil agar cadangan air baku di Tanjungpinang kembali normal dan krisis air bersih segera berakhir. (sih)





