29.1 C
Tanjung Pinang
Jumat, Februari 13, 2026
spot_img

Sakit Hati, Remaja di Batam Habisi Temannya Pakai Batu

BATAM (HAKA) – Hanya karena sakit hati, pria remaja berinisial S (17) nekat menghabisi nyawa temannya menggunakan batu gilingan.

Peristiwa tragis ini bermula, dari pertengkaran hebat antara keduanya pada Sabtu (17/1/2026) malam.

Kapolsek Batam Kota, AKP Benny Syahrizal mengungkapkan, pelaku menghantam bagian belakang kepala korban inisial R (27) hingga mengalami luka serius.

“Usai kejadian, pria inisial R ini sebenarnya sempat beristirahat di rumah,” tuturnya, kepada hariankepri.com, Rabu (21/1/2026).

Bahkan, pada Minggu (18/1/2026) pagi, korban masih memaksakan diri berangkat bekerja ke sebuah foodcourt di kawasan Pasir Putih, Batam Kota.

Meski begitu, kondisi kesehatan R tiba-tiba anjlok dan memburuk saat tiba di lokasi kerja.
Hidung dan telinga korban mengeluarkan darah.

“Rekannya langsung melarikan R ke Rumah Sakit Griya Medika,” terangnya.

Lebih lanjut, Benny menjelaskan, korban sempat berkomunikasi dengan dokter saat berada di rumah sakit.

Akan tetapi, sayangnya nyawa R tetap tidak tertolong dan dokter menyatakannya meninggal dunia pada pukul 09.50 WIB.

“Hasil pemeriksaan medis menemukan pembengkakan hebat di kepala belakang korban akibat benturan benda tumpul,” katanya.

Ia menegaskan, temuan medis tersebut menjadi kunci bagi Unit Reskrim Polsek Batam Kota untuk memburu pelaku.

Selanjutnya, kepolisian berhasil meringkus tersangka S di kawasan Legenda Malaka, Batam Center, beberapa jam setelah korban tutup usia.

Petugas juga menyita sebuah batu gilingan yang pelaku gunakan untuk menganiaya korban.

“Motifnya murni sakit hati. Saat ini tersangka sudah kami amankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Atas kejadian iu, polisi menjerat remaja tersebut dengan Pasal 468 Ayat (2) dan/atau Pasal 466 Ayat (3) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPm

“Pelaku terancam hukuman penjara paling lama 10 tahun,” tutupnya. (dim)

Dimas Bona
Dimas Bona
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2023. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa kriminal serta isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Anggota aktif Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, yang menunjukkan komitmennya terhadap jurnalisme yang profesional dan independen.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru