TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang targetkan setiap kelurahan, memiliki minimal satu anak asuh dari keluarga berisiko stunting di tahun 2026.
Pihak Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk dan KB) Tanjungpinang terus menggesa Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Kepala Dinkesdalduk Tanjungpinang Rustam menjelaskan, program ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, masyarakat, hingga aparat keamanan.
“Pihak asuh memberikan bantuan berupa dukungan nutrisi berkelanjutan, seperti pemberian telur untuk membantu gizi keluarga,” ujar Rustam.
Rustam mengajak seluruh camat dan lurah, untuk menjadi pionir dengan menjadi orang tua asuh di wilayah masing-masing.
Selain dukungan nutrisi, pemerintah sangat mengharapkan peran dari perguruan tinggi, Baznas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam bentuk bantuan materiil maupun edukasi.
“Melalui kolaborasi ini, kita ingin penanganan stunting di Tanjungpinang berjalan lebih terpadu, sistematis, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (sih)





