PEKANBARU (HAKA) – Bupati Bintan Roby Kurniawan, menghadiri RUPS-LB BRK Syariah di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah Pekanbaru, Riau, Senin (28/9/2026).
Rapat tersebut mengusulkan sejumlah calon pengurus BRK Syariah, untuk mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK) di OJK.
Pemegang saham mengusulkan Indra sebagai calon Komisaris Utama, serta Arieta Aryanti PL dan Wachyono sebagai calon Komisaris Independen.
Untuk jajaran direksi, pemegang saham mengusulkan Helwin Yunus sebagai calon Direktur Utama, Asyari sebagai calon Direktur Operasional, serta Muhammad Nanang.
Muhammad Nanang masuk sebagai calon Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah. RUPS-LB belum mengusulkan nama untuk posisi Direktur Dana dan Jasa.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menyambut baik keputusan bersama para pemegang saham, dalam RUPS-LB tersebut.
“Kita berharap BRK Syariah bisa lebih fokus dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Roby.
Menurut Roby, BRK Syariah perlu memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas pembiayaan sesuai prinsip syariah.
Ia juga menilai, dukungan perbankan memiliki peran penting dalam menunjang pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Seperti akses fasilitas pembiayaan atau pinjaman lunak, sesuai prinsip syariah yang pengurusannya dipermudah,” ujarnya.
Roby menyebut, penguatan peran BRK Syariah penting untuk membuka akses permodalan dan mendorong pertumbuhan usaha masyarakat.
Menurutnya, peran tersebut juga dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bagi kami, dukungan perbankan juga sangat penting dalam menunjang pembangunan dan kesejahteraan,” katanya.
Roby berharap manajemen baru nantinya mampu menjalankan fungsi BRK Syariah sebagai bank milik daerah. (rul)




