TANJUNGPINANG (HAKA) – Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua menyoroti adanya penolakan pedagang terhadap pelaksanaan bazar Ramadan.
“Pemerintah perlu segera melakukan pendekatan atau sosialisasi kepada pedagang yang menolak,” ujarnya kepada hariankepri.com, kemarin.
Rudy mengingatkan agar kebijakan pemerintah Provinsi Kepri, terkait pelaksanaan event bazar tersebut harus ada kajian yang matang.
“Yang paling penting intinya jangan sampai merugikan para pedagang setempat,” tegasnya mengingatkan.
Menurutnya, perlindungan terhadap hak ekonomi para pedagang lama di kawasan tersebut harus menjadi prioritas utama.
“Mereka yang sudah lama berjualan di sana jangan sampai tersingkirkan oleh event ini,” tutup Rudy.
Tanggapan Rudy ini merespon aksi protes keras ratusan pedagang kecil di kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang.
Pedagang menolak rencana lokasi Kepulauan Riau Ramadan Fair (Kurma) 2026 yang menggunakan area berjualan lama mereka.
Mereka menilai, kehadiran bazar musiman ini mengancam pendapatan harian dan berisiko memicu konflik antar pelaku UMKM.
Kesenjangan kepentingan inilah yang menurut Rudy harus segera dijembatani melalui sosialisasi dan solusi yang adil. (sih)





