Beranda Headline

Rudi Persoalkan Pemasangan Baliho, PKS Kepri Pertimbangkan Cabut Dukungan

0
Isi baliho yang diterbitkan PKS untuk mengusung pasangan INSANI di Pilgub Kepri dan pasangan RAMAH di Pilwako Batam yang dipersoalkan Muhammad Rudi-f/istimewa-dpw pks

BATAM (HAKA) – Ketua umum DPW PKS Provinsi Kepri, Raden Hari Tjahyono menyesalkan, pernyataan bakal calon wali kota Batam HM Rudi, yang mempersoalkan pemasangan foto pasangan Isdianto-Suryani (INSANI) dan Rudi-Amsakar (RAMAH) dalam satu baliho.

Menurut Raden, pernyataan Wali Kota Batam dibeberapa media terkait hal itu tidak menunjukkan jika pasangan Rudi-Amsakar sebagai pasangan yang ramah, sesuai dengan tagline kedua pasangan tersebut.

“Kita PKS menyesalkan hal itu. Kenapa Pak Rudi tidak membicarakan hal ini secara baik-baik. Harusnya kan dapat disampaikan dengan santun dan ramah,” katanya kepada hariankepri.com, Senin (31/8/2020).

Sejatinya kata dia, hal itu tidak perlu terlalu dibesar-besarkan oleh Rudi. Karena, pada Pilkada Serentak tahun 2015, PKS juga mengusung pasangan yang tidak linier, baik di Pilgub maupun di Pilkada kabupaten kota.

“5 tahun lalu kita di Pilgub mengusung SAH (Soerya-Ansar) dan di Pilwako Batam mengusung Ramah (Rudi-Amsakar), dan waktu itu tidak ada masalah,” sebutnya.

Merujuk dari hal tersebut, DPW PKS kata dia, menganggap pemasangan foto INSANI dan Ramah dalam satu baliho di Pilkada Serentak 2020 kali ini, bukanlah suatu hal yang keliru.

“Jadi Pak Rudi tidak perlu sampai marah. Karena hal itukan bisa dibicarakan baik-baik,” tukasnya.

Atas kondisi itu lanjutnya, sejauh ini DPW PKS tengah membahas dan juga mempertimbangkan untuk menarik diri mengusung pasangan Ramah di Pilwako Batam.

“Kami akan sampaikan terlebih dahulu masalah ini ke DPP. Karena di PKS inikan keputusan dan pertimbangan itu di DPP,” pungkasnya.(kar)

example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here