BINTAN (HAKA) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyoroti tingginya tekanan sosial dan ekonomi masyarakat pada saat ini.
Ansar menyampaikan pernyataan tersebut, saat meresmikan pengembangan RSJKO Engku Haji Daud, Jumat (13/2/2026), kemarin.
“Rumah sakit ini menjadi benteng bagi masyarakat dalam menghadapi peningkatan gangguan psikologis,” jelasnya.
Ia menilai peningkatan kesehatan jiwa sebagai agenda mendesak di tengah era disrupsi digital yang masif.
“Tugas kita bukan hanya mengobati, melainkan juga memperkuat berbagai upaya preventif,” sebutnya.
Ansar juga menyoroti tingginya angka kasus penyalahgunaan narkoba, yang melanda wilayah Provinsi Kepri.
“Kita harus melindungi generasi muda dari bahaya narkoba serta membangun kesadaran terhadap kesehatan mental,” tegasnya.
Pemerintah memproyeksikan RSJKO EHD sebagai garda terdepan dalam menyediakan layanan rehabilitasi ketergantungan obat.
“Hindari tekanan mental dan perilaku berisiko pada seluruh generasi muda kita,” pesan Ansar.
Menurutnya, Kemenkes RI mendukung penuh RSJKO EHD untuk menjadi pusat layanan unggulan di wilayah Kepulauan Riau.
“Kesehatan masyarakat tidak hanya mencakup aspek fisik, melainkan juga aspek mental,” pungkasnya. (sih)





