BINTAN (HAKA) – Kepala Dinas Budpar Bintan, Arief Sumarsono mengatakan, semua hotel maupun resort Kawasan Lagoi, terisi penuhi saat event Mandiri Bintan Marathon.
“Hunian hotel di Kawasan Lagoi penuh, selama empat hari, sejak Kamis (6/11/2025),” ucapnya kepada hariankepri.com.
Bahkan, menurut Arief, peserta marthon datang dari Jakarta melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang juga ada peningkatan.
Dengan rincian, 310 orang pada Kamis (6/11/2025). Hari berikutnya, 497 penumpang. Lalu, 286 orang, dan 452 orang di hari Sabtu.
“Ada penambahan penerbangan dari Jakarta ke RHF Tanjungpinang,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, 3.000 pelari dari 18 negara yang mengikuti Mandiri Bintan Marathon 2025 ini juga berdampak pada peningkatan daya beli di masyarakat.
Airef menyebut, mereka mencari makan malam di UMKM, simpang Lagoi, Kelurahan Kota Baru.
“Peputaran ekonomi warga di sekitar Kawasan Wisata Lagoi, meningkat,” imbuhnya.
Namun, Arief, belum tahu pasti angka peningkatan atau penghasilan para pelaku UMKM saat kegiatan berlangsung.
“Belum dapat informasi, berapa penghasilan para pengusaha lokal,” ujarnya.
Pihaknya akan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam setiap event internasional, di Kawasan Lagoi Bintan, ke depannya.
“Kami rencana gandeng BPS, untuk menghitung perputaran ekonomi masyarakat baik itu hunian hotel maupun para penjual kuliner,” tutupnya.
Head Commercial Bintan Resorts, Raja Azmizal Usman mengatakan, Mandiri Bintan Marathon 2025 memberikan dampak positif pada masyarakat lokal.
Di antaranya, penyelenggara kegiatan melibatkan ratusan pekerja harian, serta melibatkan 30 UMKM lokal, untuk berjualan di Kawasan Lagoi Bay.
“Penyerapan tenaga harian mencapai 700 orang, dan ada 30 UMKM lokal,” tuturnya.
Ia berharap bahwa event itu, dapat terus berlanjut setiap tahunnya. Sehingga, target peserta menjadi 5.000 pelari pada tahun-tahun mendatang. (rul)





