TANJUNGPINANG (HAKA) – Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan pentingnya penanaman Jiwa, Semangat, dan Nilai-Nilai 1945 (JSN 45) bagi masyarakat Kepri.
Nyanyang menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan Rembuk Pancasila Seri ke-6 di Markas Daerah DPD LVRI Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (5/5/2026).
Nyanyang memaparkan posisi strategis Kepri dengan 2.028 pulau. Wilayah ini menghadapi tantangan besar mulai ancaman kedaulatan hingga masuknya pengaruh budaya asing.
“Posisi kita di beranda depan negara. Penguatan JSN ’45 sangat penting untuk membangun menangkal dampak negatif globalisasi,” ujar Nyanyang.
Wagub juga memamerkan capaian makro pembangunan Kepri tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri mencapai angka 80,53 atau peringkat 1 se-Sumatera.
Pertumbuhan ekonomi Kepri melesat di angka 6,94 persen, tertinggi di Sumatera. Angka kemiskinan 4,44 persen atau menjadi terendah ketiga secara nasional.
“Kondisi positif ini harus kita jaga. Saya menitipkan kepada guru dan dosen untuk membantu pemerintah menanamkan nilai Pancasila menuju Indonesia Emas,” tegasnya.
Badan Kesbangpol Kepri bersama DPD LVRI menaja kegiatan ini. Narasumber berasal dari DPP LVRI, yakni para purnawirawan TNI dan Polri.
Peserta sosialisasi berjumlah 75 orang. Mereka terdiri dari perwakilan guru SMA/SMK, dosen, organisasi kepemudaan, TNI, serta anggota veteran se-Kota Tanjungpinang.
Nyanyang mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para veteran, yang terus konsisten mewariskan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda di Kepulauan Riau. (sih)





