TANJUNGPINANG (HAKA) – Tikungan tajam di depan SMPN 17 Tanjungpinang, Jalan Handjoyo Putro, memicu keresahan pengendara.
Dari pantauan hariankepri.com, terlihat banyak kendaraan yang ekstra hati-hati di lokasi itu, apalagi saat jam masuk maupun keluar siswa dari sekolah.
Setiap hari, banyak orang tua memarkirkan kendaraannya di tepi jalan ketika menjemput anaknya. Kondisi ini membuat jalan semakin menyempit dan membahayakan pengendara.
Ahmad, warga Jalan Handjoyo Putro, menilai tikungan itu cukup membahayakan pengendara ketika jam ramai sekolah.
“Karena di situ tikungan cukup tajam, bahaya kalau tidak kelihatan dari arah berlawanan,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Rabu (19/11/2025).
Ia menegaskan, kebiasaan orang tua memarkir kendaraan sembarangan ikut memperparah situasi.
Setiap siang hari, Ahmad memperhatikan orang tua murid dan pelajar menyeberang dengan rasa cemas.
Ia mendesak pemerintah meninjau lokasi itu secara langsung dan memasang rambu peringatan.
“Mungkin bisa dipasang marka kejut, dan cermin cembung,” lanjutnya.
Siti, salah seorang orang tua murid SMPN 17, juga mengutarakan kegelisahannya.
Ia selalu meningkatkan kewaspadaan ketika menjemput anaknya, karena banyak kendaraan dua arah kadang melaju kencang.
“Saya biasa jemput anak tidak di jalur tikungan, maju sedikit agar tidak mempersempit jalan,” terangnya.
Ia mengaku, kerap melihat banyak pelajar yang menyeberang secara tergesa-gesa saat pulang sekolah.
“Kalau bisa saat melintasi tikungan ini, segera menurunkan kecepatan demi keselamatan bersama,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak para orang tua murid untuk mencari titik penjemputan yang lebih aman.
“Kalau bisa langsung turun saja ke parkiran sekolah, itu lebih baik,” tutupnya. (dim)





