TANJUNGPINANG (HAKA) – Sekretaris Daerah Kota (Sekdako)Tanjungpinang, Zulhidayat menegaskan, bahwa konsep wisata halal sebenarnya bukan hal baru,
“Ini sudah menjadi fondasi dasar pariwisata di Tanjungpinang,” ucapnya kepada hariankepri.com, Senin (8/6/2026).
​Zulhidayat mmenyatakan, isata halal memang merupakan akar dari wisata Tanjungpinang, untuk memperkuat citra daerah sebagai simpul pengembangan ekonomi halal.
​Pemerintah Kota Tanjungpinang sendiri, mengandalkan sektor pariwisata berbasis religi dan budaya Melayu dalam mendongkrak kunjungan pelancong ke Kota Gurindam.
​”Pulau Penyengat memegang peranan yang sangat sentral sebagai ikon kebudayaan Melayu,” imbuhnya.
​Zulhidayat mengklaim, segmen pasar pemerintah tentu saja wisatawan serumpun yang punya landasan historis dengan Kota Tanjungpinang.
​Demi mewujudkan program tersebut, Zulhidayat memastikan gerak aktif kerja sama intensif antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“​Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi UMKM bergerak bersama sejak awal, terkait hal itu,” ucapnya.
​Kedua instansi tersebut bertugas penuh sebagai penyokong utama bagi Dinas Pariwisata, dalam mengemas serta memfasilitasi kebutuhan ekosistem wisata halal.(sih)





