TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemerintah Provinsi Kepri mengajukan dana bantuan ke Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), untuk proyek pembangunan Monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang.
Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Kemenbud untuk proyek pembangunan tersebut. Dari hasil pertemuan itu, pemerintah pusat memberikan respon positif atas usulan bantuan dana pembangunan tersebut.
“Bantuan dana yang kita ajukan itu sekitar Rp30 miliiar, pemerintah pusat sangat senang dengan proyek pembangunan di tahun 2026 ini,” ujarnya, kepada hariankepri.com kemarin.
Ia mengatakan, Kota Tanjungpinang sebagai Ibukota Provinsi Kepri harus memiliki destinasi megah yang dapat mengundang daya tarik dari para wisatawan luar daerah. Monumen ini, dipilih sebagai salah satu infrastruktur yang mampu menampilkan identitas daerah dan ikon budaya melayu.
“Kepri ini merupakan wilayah kepulauan, jadi harus berani untuk menampilkan identitas daerah masing-masing. Tentunya dengan semakin ramai pengunjung yang datang nanti, perputaran ekonomi masyarakat akan semakin tinggi.” tuturnya.
Adapun proyek lainnya yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepri yakni revitalisasi pasar lama serta perbaikan sejumlah ruas jalan di Kota Tanjungpinang. Semua pembangunan itu, segera di jalankan oleh Pemerintah Provinsi Kepri pada tahun 2025 hingga tahun 2026 mendatang.
“Tujuannya tetap sama, untuk meningkatkan daya tarik daerah, agar pengunjung dari luar lebih nyaman berada di Kota Tanjungpinang,” terangnya. (dim)





