KARIMUN (HAKA) – Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, mendorong Koperasi Merah Putih untuk mengelola air bersih di Desa Sugi, Karimun.
“Sayang kalau sarana itu terbengkalai, lebih baik koperasi desa mengelolanya,” ujarnya, kemarin.
Wahyu menuturkan, pengelolaan secara profesional, akan meningkatkan efektivitas instalasi air bersih tersebut.
“Kalau sudah berjalan baik, pengelola bisa menambah instalasi lagi untuk menjangkau warga,” tuturnya.
Ia juga menyarankan agar seluruh Badan Usaha Milik Desa (BumDes) menjalin kemitraan strategis dengan koperasi.
“Kopdes dan BumDes harus sejalan untuk memastikan ekonomi desa berputar dengan baik,” jelas Wahyu.
Sementara itu, warga Desa Sugi, Supiannadi, mengeluhkan fasilitas air bersih yang kini mangkrak.
“Proyek tahun 2024 ini menelan dana ratusan juta, tapi fungsinya nol besar,” keluhnya.
Sopian menyebut pipa dan bak penampung sudah berdiri megah namun tidak mengalirkan air.
“Kami menganggap ini proyek gagal karena hanya berfungsi beberapa minggu saja,” tegasnya.
Pihaknya berencana melaporkan masalah mandeknya operasional proyek tersebut ke pihak aparat penegak hukum.
“Laporan ini menjadi upaya menyelamatkan uang negara agar tidak terus menguap tanpa bekas,” pungkasnya. (sih)





