BATAM (HAKA) – Pemprov Kepri memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini telah menjangkau 579.270 jiwa atau sekitar 85,26 persen dari target sasaran.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan, program ini merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi sehat dan cerdas.
Pemerintah fokus menggunakan program ini, sebagai langkah strategis nasional dalam menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia serta mencegah kasus gizi buruk dan stunting.
Nyanyang menyoroti karakteristik geografis Kepri, yang terdiri dari pulau-pulau karena menghadirkan tantangan besar dalam aspek distribusi logistik makanan ke tiap sekolah.
“Pelaksana program harus memiliki pemahaman yang sama, agar pemenuhan gizi masyarakat berjalan optimal,” ujar Nyanyang, kemarin.
Data per Maret 2026 menunjukkan, capaian program ini memberikan dampak positif terhadap asupan gizi anak sekolah sekaligus mendukung konsentrasi belajar siswa di kelas.
Sementara itu, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya, menegaskan, pihaknya tidak akan menoleransi pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi ini.
“Kami akan menjatuhkan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku bagi para pelaksana jika terbukti melanggar aturan,” pungkas Sony saat meninjau progres program di Batam. (sih)





