BINTAN (HAKA) – Kelompok mahasiswa Tanjungpinang Bintan, menggelar demonstrasi di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan Buyu, Selasa (18/11/2025) siang.
Massa aksi itu, mengatasnamakan Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan, merupakan gabungan organisasi HMI, GMKI, GMNI dan Himpunan Mahasiswa Persis.
Namun, Bupati Bintan Roby Kurniawan, dan Wabup Deby Maryanti, tidak berada di kantor, karena dinas luar.
Koordinator Lapangan, Zhein N Ramadhan mengatakan, aksi itu untuk mengkritisi Bupati Bintan Roby Kurniawan, dan Wabup Deby Maryanti, dalam merealisasikan visi-misi.
Mereka menilai kebijakan Pemkab Bintan secara umum, dalam melaksanakan program kesejahteraan masyarakat tidak maksimal.
Menurut Zhein, aliansi mahasiswa membawa sejumlah aspirasi kepada Bupati Roby dan Wabup Deby, agar pelaksanaannya secara optimal, demi kesejahteraan masyarakat Bintan.
Ia menyoroti, adanya ketidaksesuaian antara gagasan kemajuan dengan pembangunan dasar masyarakat.
“Akses jalan belum memadai, minimnya penerangan lampu jalan, dan tidak stabilnya jaringan listrik dan internet,” ucap Zein saat orasi.
Selain itu, kata dia, ekonomi kerakyatan, belum menjadi arus utama, untuk para pelaku UMKM, nelayan, dan sektor informal lainnya.
Sekdakab Bintan Ronny Kartika menemui massa aksi untuk berdialog lesehan di teras Kantor Bupati Bintan. Para demonstran pun menerima tawaran itu.
Dalam kesempatan itu, Ronny mengatakan, Pemkab Bintan telah melaksanakan program serta kegiatan yang menjadi visi-misi Bupati dan Wabup Bintan.
Ia menyebutkan, prioritas utama program kepala daerah adalah kesehatan dan pendidikan.
“Pelayanan kesehatan gratis warga dengan syarat mempunyai e-KTP Bintan, serta seragam sekolah gratis,” jelasnya.
Bahkan, menurut Ronny, pihaknya telah membentuk satgas titik penerangan lampu jalan untuk masyarakat.
Tak hanya itu, kata Ronny, Pemkab Bintan juga telah komitmen memberikan pembiayaan jaminan sosial bagi tenaga kerja seperti tukang ojek, nelayan dan pekerja lainnya. (rul)





