BINTAN (HAKA) – Kepala KSOP Kelas III Kijang, Juanda Silaen memprediksi, aktivitas penumpang kapal mengalami lonjakan, di Pelabuhan Sei Kolak Kijang, Bintan.
“Prediksi ada kenaikan penumpang sekitar 10 persen pada Nataru tahun ini,” ucapnya, di ruang tunggu pelabuhan, kemarin.
Menurut Juanda, terjadinya lonjakan penumpang karena bertepatan dengan libur anak sekolah secara nasional, mulai pekan depan hingga awal Januari 2026.
“Iya, Nataru tahun ini juga bersamaan dengan libur sekolah,” jelasnya kepada wartawan.
Juanda menambahkan, PT Pelni telah menyiapkan penambahan 1 kapal, untuk antisipasi lonjakan penumpang.
Jadi, ada 10 kapal Pelni yang melayani masyarakat yang bepergian maupun datang melalui Pelabuhan Sei Kolak Kijang.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan 1 unit Perintis Sabuk Nusantara 110 untuk melayani masyarakat antarpulau di wilayah Kepri.
“Kapal ini untuk mengantisipasi, apabila ada lonjakan penumpang di pelabuhan Kijang,” terangnya.
Juanda memprediksi lonjakan penumpang mulai Rabu (17/12/2025). Yakni, penumpang KM Tidar yang turun di pelabuhan ini dari Tanjung Priok sekitar 400 orang.
Sedangkan warga yang berangkat dari sini menggunakan Kapal Tidar sekitar 1.000 penumpang, tujuan Jakarta, Surabaya, Makassar, Baubau, Maumere, Larantuka, Lewoleba Lembata, Kupang.
“Semoga masyarakat yang melaksanakan perayaan Nataru ke kampung halaman, melalui Pelabuhan Kijang, tetap aman, tertib dan lancar,” tambahnya.
Pihaknya telah membentuk Satgas Pengamanan Nataru di Pelabuhan Sei Kolak Kijang.
Tim ini melibatkan unsur TNI-Polri, maupun instansi terkait, untuk melakukan pengawasan keamanan penumpang, di lingkungan pelabuhan.
“Kami juga bentuk posko pengamanan Nataru Pelabuhan Kijang, sebagai tempat penguatan koordinasi pengawasan aktivitas penumpang,” imbuhnya. (rul)





