Beranda Headline

Polemik Anggaran Pelantikan DPRD yang Fantastis, Partai Mana yang Usulkan?

0
Anggota Banggar DPRD Kepri, Iskandarsyah-f/istimewa-net

TANJUNGPINANG (HAKA) – Alokasi anggaran pelantikan Anggota DPRD Kepri terpilih periode 2019-2024, menjadi polemik di internal dewan.

Pasalnya, anggaran yang dikucurkan hanya untuk pembelian pin emas, baju dan papan nama menembus angka lebih dari Rp 1,6 miliar.

Banyak kalangan bertanya, ide hingga pengalokasian anggaran tersebut, sebenarnya dari fraksi atau partai mana di DPRD Kepri periode 2014-2019.

“Setahu saya itu usulan Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kepri,” ungkap Politisi PKS yang juga Anggota Komisi DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah kepada hariankepri.com, kemarin.

Iskandar mengatakan, pagu anggaran untuk pembelian pin emas, baju dan papan nama itu dibahas pada akhir tahun 2018, dan masuk di APBD murni 2019.

“Itu pembahasan anggarannya yang detil ada komisi 1 bersama Setwan DPRD Kepri,” imbuhnya.

Anggota Banggar DPRD Kepri ini menyarankan, seharusnya anggota DPRD yang masih terpilih lagi, tidak perlu diberikan papan nama yang baru, demi penghematan.

“Yang lama kan masih bisa dipakai,” imbuhnya.

Namun ia juga memahami, kenapa semua dibelikan yang baru. Pasalnya, pembahasan anggarannya jauh sebelum penetapan perolehan suara oleh KPU.

“Wajarlah jika sekretariat tidak bisa prediksi. Tapi mestinya ambil kebijakan secara bijak,” ujarnya.

Dikutip dari Sistem Rencana Umum Pengadaan (Sirup) Provinsi Kepri, pada Kamis (5/9/2019), tertuang total anggaran yang diplotkan dalam APBD 2019 untuk pelantikan anggota DPRD Provinsi Kepri nanti totalnya sekitar Rp 1,623 Miliar.

Dengan rincian Rp 524 juta untuk pin emas, Rp 250 juta untuk papan nama, dan Rp 850 juta untuk baju.

Khusus untuk baju, anggarannya terdiri dari Pakaian Sipil Harian (PSH) sebesar Rp 200 juta, Pakaian Sipil Lengkap (PSL) Rp 211 juta, Pakaian Dinas Harian (PSH) Rp 185 juta, Pakaian Sipil Resmi (PSR) Rp 81 juta, Pakaian Adat Daerah Rp 82 juta, dan Pakaian olahraga Rp 90 juta.(arp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here