TANJUNGPINANG (HAKA) – Kehadiran Koperasi Merah Putih di Kepri, bertujuan memberikan keuntungan langsung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala Diskop UKM Kepri, Riki Rionaldi menegaskan, koperasi ini hadir sebagai penyedia bahan baku sekaligus penampung produk masyarakat.
“UMKM yang membeli bahan baku di koperasi otomatis mendapat harga khusus karena mereka berstatus anggota,” ujarnya kepada hariankepri.com, belum lama ini.
Selain menekan biaya produksi, koperasi juga berfungsi membuka akses pasar bagi produk lokal.
“Gerai koperasi menampung hasil produksi untuk dijual kembali. Jadi, koperasi memfasilitasi mulai dari produksi hingga pemasaran,” jelasnya.
Ia mencontohkan pilot project di Kuala Sempang, Bintan, yang sukses menerapkan pola ini dengan dana gotong royong.
Menurut Riki, konsep ini menciptakan perputaran ekonomi yang sehat, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
“Keuntungan koperasi kembali lagi ke masyarakat, dan mengalir kembali ke pelaku UMKM itu sendiri,” tutupnya. (sih)





