BINTAN (HAKA) – Sekdakab, Ronny Kartika, mengatakan Pemkab Bintan mulai menyusun RPIK untuk memperkuat sektor industri.
“ Kita ingin industri di Bintan tumbuh, tapi tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujar Ronny, kemarin.
Pemkab Bintan menargetkan industri mampu menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan UMKM di daerah.
“Target terbesar kita, industri yang hadir bisa menyerap tenaga kerja lokal dan bahkan menggerakkan UMKM,” katanya.
Pemkab Bintan menyusun RPIK, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Pemerintah pusat mengarahkan pengembangan kawasan industri berbasis potensi lokal melalui penyusunan RPIK.
Bintan memiliki lokasi strategis karena dekat dengan Singapura dan Malaysia, serta memiliki dukungan infrastruktur pelabuhan dan bandara.
RPIK mengatur pengembangan kawasan industri dengan memperkuat kawasan yang sudah ada dan membuka zona baru ramah lingkungan.
“Kita juga mendorong hilirisasi sumber daya lokal melalui pengolahan hasil perikanan, kelautan, dan pertanian,” tegasnya.
Langkah tersebut bertujuan, meningkatkan nilai tambah hasil sumber daya lokal, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi daerah.
Pemkab Bintan menyiapkan pelatihan tenaga kerja lokal agar mereka memiliki kemampuan sesuai kebutuhan sektor industri.
“Kita juga mendorong kemudahan investasi melalui penyederhanaan perizinan dan dukungan regulasi bagi investor,” pungkasnya. (rul)






