TANJUNGPINANG (HAKA) – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengapresiasi kinerja pembangunan Provinsi Kepri, yang menunjukkan angka impresif.
Bima Arya mencatat, pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2025 mencapai 7,89 persen. Angka ini menempatkan Kepri pada peringkat keempat tertinggi secara nasional.
“Pertumbuhan ekonomi Kepri pada 2025 mencapai 7,89 persen, peringkat keempat nasional,” ujarnya saat memberikan pengarahan secara virtual, beberapa waktu lalu.
Selain ekonomi, Bima menyoroti penurunan tingkat pengangguran terbuka, serta kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri yang kini mencapai 80,53.
Kepri juga memiliki kapasitas fiskal yang kuat. Hal ini terlihat dari nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang jauh melampaui jumlah transfer dana dari pemerintah pusat.
“Kepri memiliki kapasitas yang kuat, karena PAD mereka lebih tinggi daripada transfer pusat,” katanya.
Wamendagri menegaskan, bahwa pemerintah daerah harus menggunakan forum perencanaaan untuk menyerap aspirasi secara kolaboratif.
“Langkah ini penting guna menjawab tantangan global di masa depan,” tukasnya. (sih)





