30.6 C
Tanjung Pinang
Selasa, Mei 12, 2026
spot_img

Penyengat Jadi Magnet Budaya, Akademisi Malaysia Terpukau

TANJUNGPINANG (HAKA) – Rombongan akademisi dari Universiti Al-Quran Al-Sultan Abdullah Ahmad Shah Pahang (UNIQSAAS) Malaysia, mengungkapkan kekagumannya terhadap kekayaan manuskrip bersejarah di Pulau Penyengat.

Naib Canselor UNIQSAAS Pahang, Mohd Zawavi Bin Zainal Abidin, menyampaikan langsung kekaguman itu dalam jamuan makan malam bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Gedung Daerah, Jumat (10/4/2026) lalu.

Mohd Zawavi menyebutkan, kunjungan ke Pulau Penyengat, memberikan pengalaman berharga dalam memahami peninggalan Kerajaan Riau-Lingga, yang masih lestari.

Menurutnya, warisan intelektual tersebut merupakan aset budaya yang sangat penting, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia Melayu secara luas.

“Kami sangat terkesima dengan manuskrip di Pulau Penyengat. Ini adalah khazanah luar biasa yang harus tetap lestari dan berkembang,” ujar Mohd Zawavi.

Sebagai langkah konkret, pihaknya menyatakan kesiapan menjalin kerja sama dengan Yayasan Kebudayaan Inderasakti, dalam upaya kajian manuskrip dan dokumen sejarah.

Selain agenda budaya, UNIQSAAS Pahang juga membuka pintu bagi putra-putri Kepulauan Riau untuk melanjutkan pendidikan di universitas tersebut.

“Kami mengundang putra-putri Kepri untuk kuliah di UNIQSAAS,” tambahnya.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyambut baik gagasan tersebut dan menegaskan posisi penting Pulau Penyengat sebagai pusat perkembangan sastra Melayu dunia.

Ansar menjelaskan, bahwa pahlawan nasional Raja Ali Haji menulis karya besar seperti Gurindam Dua Belas dari pulau kecil ini.

Dalam pertemuan itu, Ansar juga memaparkan rencana Pemprov Kepri membangun Monumen Bahasa Indonesia di Pulau Penyengat, sebagai simbol sejarah bahasa persatuan.

“Kolaborasi lintas negara ini menjadi langkah strategis agar warisan Melayu tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman,” tegas Ansar.

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berharap terjalin sinergi berkelanjutan dalam pelestarian manuskrip, penguatan budaya, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan. (sih)

Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru

' '