TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri tengah gencar mengeliminasi penyakit Tuberculosis (TBC) pada masyarakat.
Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, penyakit ini sangat berbahaya karena bisa menular dengan cepat.
“Saat ini kita sedang prioritaskan skrining untuk penyakit TBC,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Sabtu (29/11/2025).
Menurutnya, jika penderita TBC tidak mendapat pengobatan medis secara tepat, maka nyawanya bisa terancam.
“Semakin banyak penderita yang kita temukan, semakin cepat juga kita obati,” tuturnya.
Pemprov telah berkoordinasi bersama pemerintah kabupaten kota, untuk melakukan skrining TBC secara masif.
“Penyakit ini bisa menular melalui pernapasan kita saat berbicara dengan penderitanya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyebut, gejala awal dari penderita TBC yaitu batuk secara berkepanjangan.
“Jadi kalau ada yang batuk-batuk terus susah sembuh, itu gejala awalnya,” katanya.
Ia meminta kepada seluruh masyarakat memeriksakan diri ke puskesmas terdekat, guna mendeteksi penyakit itu.
“Kita sudah arahkan Pemko/Pemkab untuk jemput bola juga ke rumah warga, penyakit ini harus kita tekan,” tutupnya. (dim)





