BINTAN (HAKA) – Terik matahari di siang hari seolah tak menyurutkan langkah kaki puluhan orang yang silih berganti memadati Dermaga Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Bintan.
Suasana pelabuhan pada Jumat (3/1/2026) itu tampak jauh lebih sibuk dari biasanya, menandakan geliat perjalanan awal tahun masih sangat terasa.
Puncak kepadatan penumpang mulai terlihat sejak tengah hari hingga menjelang sore, menciptakan pemandangan antrean yang mengular cukup panjang.
Di depan loket tiket, para calon penumpang harus bersabar berdiri dalam barisan yang panjangnya mencapai sekitar 15 meter.
Kebanyakan dari mereka datang dalam rombongan keluarga besar yang membawa tas dan tentengan khas pelancong.
Tujuan mereka satu, yakni menyeberang menggunakan jasa transportasi laut speedboat menuju Pelabuhan Telaga Punggur di Kota Batam.
Demi menjaga kenyamanan, petugas kesyahbandaran bersama aparat kepolisian berjaga ketat untuk mengatur alur penumpang agar tetap tertib.
Petugas juga melakukan pembatasan jumlah orang yang boleh masuk ke area dermaga ponton guna menghindari kelebihan kapasitas di atas dermaga.
Kepala Pos Kerja Pelabuhan Bulang Linggi, Rahmat, tampak sibuk memastikan operasional berjalan dengan lancar dan aman.
Rahmat mengungkapkan, bahwa fokus utamanya dan para anggota adalah membantu penumpang yang rentan, saat proses naik turun kapal.
“Kami bantu penumpang yang sudah lansia supaya tetap aman saat meniti ponton menuju speedboat,” jelas Rahmat kepada hariankepri.com.
Berdasarkan data dari loket tiket, kata Rahmat, bahwa mayoritas penumpang yang berangkat ke Batam adalah warga negara Malaysia.
Wisatawan dari Negeri Jiran ini baru saja menyelesaikan liburan mereka di berbagai destinasi unggulan di Kabupaten Bintan.
Lokasi seperti Kawasan Lagoi hingga Gurun Pasir Telaga Biru di Desa Busung menjadi magnet utama bagi para pelancong luar negeri tersebut.
“Mereka biasanya datang dari Batam saat pagi hari, lalu pulang kembali pada sore harinya,” tambahnya.
Tren kenaikan jumlah pengguna jasa transportasi laut ini sudah mulai naik sejak 25 Desember 2025 lalu.
Rahmat mencatat adanya peningkatan volume penumpang antara 7 hingga 20 persen jika dibandingkan, dengan periode yang sama pada tahun 2024.
“Berdasarkan data harian, tercatat ada 1.134 orang yang berangkat ke Batam, melonjak jauh dari tahun lalu yang hanya 687 orang pada hari Jumat (2/1/2026),” sebutnya.
Peningkatan serupa juga terjadi pada awal tahun baru, 1 Januari 2026, keberangkatan mencapai 1.054 orang dibandingkan 766 orang di tahun sebelumnya. (rul)





