TANJUNGPINANG (HAKA) – Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura meninjau, calon lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Dompak, Kota Tanjungpinang, Selasa (23/6/2026) kemarin.
​Pemerintah daerah mengusulkan lahan seluas kurang lebih 10 hektare, yang sebelumnya untuk Sekolah Garuda, menjadi lokasi proyek strategis nasional tersebut.
​Nyanyang menilai, lahan seluas 10 hektare di Dompak ini sangat siap untuk proyek tersebut, setelah melihat hasil peninjauan bersama OPD terkait.
​”Dari hasil peninjauan bersama OPD terkait, lahan seluas 10 hektare di Dompak ini sangat siap untuk dibangun,” ujarnya.
​Pemprov Kepri menargetkan pembangunan sebanyak tujuh unit Sekolah Rakyat yang tersebar di enam wilayah kabupaten dan kota se-Kepri.
​Nyanyang menambahkan, tiga lokasi prioritas pengadaan proyek berada di wilayah Natuna, Tanjungpinang, serta Anambas dengan target proses lelang pada Oktober 2026.
​”Kementerian PU akan membangun seluruh sarana menggunakan dana APBN,” tambah Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Kepri Riduan Manik.
​Riduan menjelaskan, kompleks sekolah tersebut terdiri atas 27 massa bangunan meliputi ruang laboratorium, ruang belajar, asrama siswa, hingga rumah guru.
​Konsep berasrama atau boarding school melengkapi fasilitas Sekolah Rakyat tersebut.
Fasilitas olahraga hingga lapangan sepak bola standar semiinternasional juga akan tersedia.
​”Faktor kesiapan serta kematangan lahan menjadi kunci utama sebelum pengerjaan konstruksi fisik dimulai,” ujarnya.
​Kepala Dinas Sosial Kepri Mahadi Rahman menegaskan komitmennya, untuk bergerak cepat menyelesaikan seluruh persyaratan administratif yang menjadi kewenangan daerah. (sih)






