TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri kini, mempercepat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Pj Sekdaprov Kepri, Luki Zaiman menilai, teknologi AI dan Generative AI menjadi kunci efisiensi layanan publik saat ini.
“Transformasi digital menuntut pemerintah agar lebih adaptif, mengikuti perkembangan zaman yang serba cepat,” terangnya .
Luki menekankan pentingnya kolaborasi eksekusi, yang memberikan dampak nyata bagi kemudahan urusan masyarakat.
Selain adopsi AI, pemerintah provinsi juga memprioritaskan isu keamanan siber. Luki mengingatkan bahwa ancaman siber tidak mengenal batas wilayah.
“Ini menuntut pertahanan digital daerah yang lebih solid,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hendri Kurniadi menambahkan, bahwa penguatan persandian menjadi pilar utama keandalan sistem pemerintahan digital.
“Tanpa keamanan informasi yang kuat, transformasi digital sulit mencapai target maksimal,” ungkapnya.
Ia mengatakan, Kominfo Kepri juga fokus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi.
“Kami berkomitmen memperkuat literasi digital dan keamanan informasi melalui kolaborasi lintas daerah di Kepri,” tukasnya. (sih)





