TANJUNGPINANG (HAKA) — Pemprov Kepri menyiapkan langkah besar, untuk membenahi pelayanan RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang.
Tahun anggaran 2026, Pemprov akan menggelontorkan dana Rp110 miliar, untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan rumah sakit tersebut.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, anggaran tersebut untuk membangun gedung baru lima lantai, serta fasilitas layanan poliklinik di RSUD RAT.
“RSUD RAT harus kita dorong menjadi rumah sakit rujukan terbaik se-Indonesia,” ujar Ansar kepada hariankepri.com, Sabtu (4/10/2025).
Selain pembangunan fisik, Pemprov juga menyiapkan penguatan sumber daya manusia. Pihaknya akan mengirim dokter spesialis dan subspesialis ke berbagai pusat pendidikan dalam dan luar negeri.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga medis, agar mampu memberikan layanan kesehatan setara rumah sakit nasional.
Lebih lanjut Ansar menyampaikan, pada APBDP 2025, Pemprov telah menganggarkan pengadaan 250 unit AC untuk seluruh ruang pasien RSUD RAT.
“Kami minta dukungan masyarakat supaya rencana pembenahan ini berjalan maksimal,” ucap Ansar.
Gubernur juga mengapresiasi manajemen RSUD RAT yang menurutnya terus meningkatkan mutu pelayanan.
Salah satu pencapaian terbaru adalah keberhasilan rumah sakit tersebut melakukan tindakan intervensi jantung canggih Rotational Atherectomy, atau dikenal sebagai bor jantung.
“Ini bukti komitmen RSUD RAT untuk menghadirkan pelayanan kelas nasional,” tegasnya.
Sebelumnya, Gubernur Ansar menegaskan, peningkatan fasilitas RSUD RAT merupakan kebutuhan mendesak.
“Tempat tidur di UGD hanya 20 unit, padahal idealnya minimal 60 sampai 70. Ini yang harus segera kita benahi,” katanya.
Sebagai solusi, Pemprov akan menata ulang ruang rawat inap dan rawat jalan serta menambah ruang poli.
Upaya ini diharapkan membuat alur pelayanan lebih tertata dan nyaman bagi pasien.(kar)





