30.6 C
Tanjung Pinang
Selasa, Mei 12, 2026
spot_img

Pemko Batam Tambah Kuota Bansos Lansia Jadi 4.000 Orang

BATAM (HAKA) – Pemerintah Kota Batam, menyerahkan bantuan sosial bagi lanjut usia serta insentif kader posyandu di Gedung Nasional Belakangpadang, Rabu (8/4/2026).

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan bantuan tersebut, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lansia.

Ia menegaskan, bahwa pemerintah daerah meningkatkan kuota penerima bansos lansia tahun ini secara signifikan, dari semula dua ribu menjadi empat ribu orang.

Selain bansos, Pemko Batam memberikan insentif khusus kepada kader posyandu yang selama ini aktif memberikan pelayanan kesehatan di kelurahan.

Wali Kota, menilai peran kader posyandu sangat strategis karena mereka menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program kesehatan ibu anak.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, agar menjaga kebersamaan,” imbuhnya.

Ia juga meminta warga bijak menggunakan media sosial serta membangun narasi positif, guna menciptakan suasana daerah yang tetap kondusif.

Pemerintah berkomitmen terus menjalankan berbagai program prioritas pada sektor pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi kerakyatan secara konsisten dan berkelanjutan.

Amsakar mengakui, adanya tantangan besar seperti masalah air bersih dan pengelolaan sampah yang memerlukan penyelesaian secara bertahap.

Ia berharap seluruh rencana program pembangunan berjalan lancar sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup warga Kota Batam secara menyeluruh. (sih)

Baca Juga:  Bisri Ingatkan Bahaya Gangguan NPD Akibat Kecanduan HP
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru

' '