BATAM (HAKA) – Pemko Batam dan Pemko Medan, menjajaki peluang kerja sama investasi, pengembangan UMKM, serta penyaluran tenaga kerja antardaerah.
​”Melalui studi komparatif ini, kita bisa saling memperkuat, berbagi keunggulan, serta memperluas cakrawala berpikir demi kemajuan daerah,” ujar Wali Kota Batam Amsakar Achmad.
​Pemko Batam mencatat realisasi investasi mendekati Rp30 triliun, pada Semester I 2026 melalui inovasi tata kelola kemudahan berusaha.
​Pemerintah kota membentuk tim 30 Duta Investasi untuk memfasilitasi serta mendampingi investor dalam mengurai hambatan birokrasi di lapangan.
​”Kami tertarik mempelajari strategi kemudahan perizinan yang diterapkan di Batam,” kata Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
​Rico membuka peluang kerja sama promosi silang produk UMKM unggulan, serta penyaluran tenaga kerja terampil dari Medan ke Batam.
​Pemko Batam menyediakan program pinjaman tanpa bunga, bagi usaha mikro serta menerapkan bunga tetap 4 persen pada dana bergulir.
​”Skema penjemputan bola melalui Duta Investasi dan pembiayaan bunga rendah bisa kita pelajari untuk diterapkan di Medan,” tambah Rico.
​Kedua pemerintah daerah menyepakati tindak lanjut pembahasan teknis melalui OPD serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masing-masing. (fik)






