TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri segera menilai puluhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terpencil.
“Langkah ini bertujuan mempercepat distribusi gizi bagi anak-anak di pulau terluar,” kepala DP2KH Provinsi Kepri, Rika Azmi kepada hariankepri.com belum lama ini.
Ia menjelaskan, pihaknya fokus pemerataan jangkauan program agar menyentuh seluruh lapisan masyarakat, khususnya status layanan di wilayah hinterland.
Sebanyak 46 Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) akan menjalani penilaian lanjutan. Rika berencana, proses evaluasi ini berlangsung pada tahap berikutnya secara menyeluruh.
“Pemerintah menjamin pelayanan gizi bagi siswa di pulau tidak akan tertinggal,” tegasnya.
Pihaknya akan memastikan, setiap anak mendapatkan asupan makanan berkualitas sesuai standar kesehatan.
“Tim penilai telah menyelesaikan pengecekan awal pada 15 titik dapur di lapangan,” ucapnya .
Petugas memverifikasi kelayakan fasilitas guna mendukung keberhasilan program di wilayah sasaran.
Rika terus mendorong percepatan penilaian agar layanan wilayah terpencil segera beroperasi.
“Upaya ini meminimalkan kesenjangan fasilitas antara wilayah kota dengan pelosok daerah,” ungkapnya.
Rika meminta semua pihak bekerja keras mewujudkan keadilan gizi bagi pelajar. Sinergi antarlembaga menjadi kunci utama kesuksesan program nasional ini di daerah.
“Kami berharap program makan bergizi benar-benar berjalan aman dan tepat sasaran,” tukasnya. (sih)





