27.8 C
Tanjung Pinang
Jumat, Juli 17, 2026
spot_img

Pembuktian SMAN 8 Tanjungpinang Jadi Sekolah Idaman

​JALAN tanah merah sepanjang seratus meter di samping SMKN 4 Tanjungpinang masih sepi. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri bersiap, membangun gedung SMA Negeri 8 Tanjungpinang di lahan ini.

​Sekolah baru ini mengusung misi besar sejak awal berdiri. Dinas Pendidikan pun berkomitmen, menjaga integritas pendidikan dan menolak segala bentuk kecurangan dalam proses penerimaan siswa.

​Plt Kepala SMAN 8 Tanjungpinang, Sugeng Fitri Aji, menjamin kemurnian sistem pendaftaran. Ia menutup rapat celah praktik titipan yang sering meresahkan orang tua murid.

​Sugeng membawa pengalaman panjang dari SMAN 1 Tanjungpinang. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas di sekolah favorit pencetak pemimpin daerah tersebut.

​Kepala SMAN 1 Tanjungpinang, Kariadi, mendukung penuh penunjukan ini. Ia meyakini, Sugeng mampu menularkan kultur prestasi dan kedisiplinan ke sekolah yang baru lahir ini.

​Kuota Adil dan Seleksi Bersih

​SMAN 8 Tanjungpinang menyediakan 108 kursi untuk tahun ajaran baru. Panitia membagi seluruh siswa ke dalam tiga rombongan belajar dengan sistem pendaftaran gratis.

​Pengelola menerapkan komposisi kuota yang adil bagi masyarakat. Jalur zonasi mendapat porsi 35 persen, sedangkan jalur prestasi dan afirmasi masing-masing menerima 30 persen.

​Sisa kuota sebanyak 5 persen terkoneksi untuk jalur perpindahan tugas orang tua. Pengelola merancang formula ini demi menjamin pemerataan akses pendidikan di Tanjungpinang.

​Proses pendaftaran daring berlangsung sejak tanggal 11 hingga 14 Juni 2026. Calon siswa mengakses langsung portal resmi pemerintah provinsi untuk mengirimkan berkas data.

​Panitia memverifikasi dokumen pendaftar pada 16 hingga 25 Juni 2026. Selanjutnya, pengumuman kelulusan siswa baru terbit secara transparan pada tanggal 29 Juni 2026.

​Mengubah Tantangan Menjadi Fasilitas Modern

Untuk fisik gedung sekolah, masih menunggu jadwal peletakan batu pertama. Dana APBN membiayai penuh proyek yang akan mulai berjalan pada bulan Juli 2026.

Baca Juga:  Disdukcapil Minta Warga Tak Khawatir Perubahan Alamat RT RW

​Sugeng menerapkan prinsip kerja adaptif untuk menyiasati keterbatasan fasilitas fisik ini.

Pengelola menyiapkan skenario menumpang tempat belajar sementara waktu demi kelancaran kegiatan mengajar.

​Siswa baru akan masuk sekolah siang hari setelah proses seleksi tuntas. Manajemen sekolah segera mengomunikasikan teknis pembelajaran ini kepada seluruh orang tua murid.

​Pembangunan tahap pertama mencakup fasilitas yang lengkap. Kontraktor akan membangun tiga ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, laboratorium, serta tempat ibadah.

​Siswa yang lolos wajib mendaftar ulang pada akhir Juni. Mereka kemudian mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah pada tanggal 20 hingga 25 Juli mendatang.(arsih)

Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru