TANJUNGPINANG (HAKA) – Kabar baik bagi masyarakat di Provinsi Kepri, khususnya untuk para pencari kerja. Pemprov Kepri, melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), akan membuka pelatihan kerja gratis yang rencananya dimulai pada pekan ketiga September 2025 ini.
“Proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi SiapKerja yang dapat diunduh lewat Playstore,” ucap Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya kepada hariankepri.com.
Aplikasi ini sendiri, kata Diky, merupakan platform digital yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dam mengakses program peningkatan keterampilan secara cepat dan transparan.
“Lewat program ini, kami ingin membekali masyarakat dengan keahlian yang sesuai kebutuhan industri saat ini. Harapannya, tingkat pengangguran bisa ditekan, dan roda ekonomi daerah terus bergerak maju,” ujarnya.
Ia menjelaskan, nantinya seleksi para peserta yang mengikuti program ini, dijadwalkan berlangsung pada akhir September 2025. Untuk pelatihannya akan dimulai pada bulan Oktober hingga akhir November 2025.
“Durasi pelatihan bervariasi, antara 15 hari hingga satu bulan, tergantung jenis kejuruannya,” ucapnya.
Setiap peserta yang lulus, nantinya akan menerima sertifikat kompetensi resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Sertifikat ini pula, merupakan dokumen penting untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja.
Selanjutnya, untuk lokasi pelatihannya, nanti akan dilakukan di UPTD BLKPP Disnakertrans Kepri, yang telah dilengkapi dengan fasilitas sesuai standar nasional.
Bagi yang berminat, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, diantaranya harus Warga Negara Indonesia (WNI), berdomisili di Provinsi Kepri, berusia 18 hingga 40 tahun, tidak sedang bekerja atau menempuh pendidikan, serta memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar.
“Ada lima pilihan kejuruan yang kita sediakan, meliputi pengelasan, kelistrikan, menjahit, pariwisata, serta Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),” sambungnya.
Meski program ini tidak secara langsung menjanjikan penempatan kerja, Diky menegaskan, setiap lulusan pelatihan ini akan mendapatkan akses eksklusif ke berbagai lowongan dari mitra industri.
“Program ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk mencetak SDM yang unggul dan membuka akses kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Jadi, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” tutupnya. (dim)





