Beranda Headline

Pejabat Pemprov Curhat, Tahun 2019 Anggaran Habis untuk DPRD & G12

0
Sekdaprov Kepri Arif Fadillah memimpin rapat TAPD

TANJUNGPINANG (HAKA) – Efisiensi anggaran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri, dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 dikeluhkan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri.

Pasalnya, akibat efisiensi anggaran tersebut membuat program-program di OPD Pemprov Kepri terpangkas.

Mirisnya lagi, efisiensi anggaran itu bakal digunakan untuk membiayai pembangunan proyek multiyears Gurindam 12 (G12), serta kegiatan anggota DPRD Provinsi Kepri melalui pokok pikiran (Pokir).

Salah seorang kepala OPD Pemprov Kepri yang enggan namanya ditulis mengungkapkan, pemotongan anggaran di APBD 2019 ini mencapai 50 persen, dari total keseluruhan anggaran yang ada di dinasnya.

“APBD murni 2019 ini, dinas kami jauh mengalami pengurangan, berkurangnya lebih dari 50 persen kalau dibanding tahun lalu,” ujarnya, Kamis (18/10/2018).

Imbas dari pemotongan anggaran tersebut, membuat program yang telah disusun di tahun 2019 mendatang tidak dapat terealisasi.

Bahkan, ia pun memprediksi di tahun 2019 mendatang ia dan OPD di lingkungan Pemprov Kepri lainnya akan lebih banyak menganggur.

“Mau bagaimana lagi, tidak ada anggaran untuk melaksanakan kegiatan. Kita duduk-duduk sajalah di kantor,” sebut pria yang mengaku ikut dalam pembahasan pra KUA PPAS APBD 2019 bersama DPRD Provinsi Kepri belum lama ini.

Pejabat lainnya yang ditanya terkait hal ini juga mengaku hal yang sama. Namun, ia pun hanya bisa pasrah dengan kondisi tersebut, walaupun dalam pembahasan bersama DPRD Provinsi Kepri ia sudah mencoba untuk mempertahankan anggaran yang disusun di 2019.

“Banyak duduk aja di kantor di tahun 2019 nanti. Hanya dinas tertentu saja yang banyak kegiatan terutama di dinas yang menangani bidang infrastruktur, namun itu pun tidak seperti tahun-tahun lalu,” sebutnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah menyampaikan, pada APBD 2019 mendatang seluruh kegiatan di OPD Pemprov Kepri akan dilakukan efisiensi.

Efisiensi itu kata dia, bertujuan untuk mengantisipasi persoalan anggaran yang dikhawatirkan akan terjadi di APBD P 2019 mendatang.

“Lebih bagus kita melakukan efisiensi sekarang daripada efisiensi di tengah jalan. Tapi efisiensi itu tidak akan lari dari RPJMD,” sebut Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri itu.(kar)

example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here