25.5 C
Tanjung Pinang
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img

Pegiat Lingkungan Bela Makam Leluhur Suku Laut di Bintan

BINTAN (HAKA) – Rencana pemindahan makam leluhur Suku Laut Kawal di Gunung Kijang, kembali memicu perbincangan hangat di tengah masyarakat Bintan.

Pegiat Lingkungan, Novi Asti Lalasati, mengaku, sudah menerima aduan langsung dari sejumlah tokoh komunitas Orang Suku Laut.

“Tokoh komunitas mengirim pesan berisi kekhawatiran, terkait informasi lisan, soal rencana pemindahan makam tersebut,” ujar Asti kepada hariankepri.com.

Asti mengungkapkan bahwa informasi lisan yang beredar di masyarakat, mencantumkan adanya tenggat waktu tertentu bagi warga.

“Informasi itu menyebutkan batas waktu pengambilan keputusan selama enam hari sejak tanggal pengumuman,” jelas Asti.

Isu mengenai keberlangsungan ruang hidup masyarakat adat ini, memang telah menarik perhatian publik sejak beberapa waktu lalu.

Asti menegaskan, bahwa pemerintah dan publik harus memberikan perhatian serius terhadap kondisi psikologis warga yang sedang khawatir.

“Saya tidak dapat mengabaikan begitu saja di keresahan keluarga Suku Laut Kawal atas nasib makam leluhur mereka,” tambahnya.

Berbagai jaringan aktivis kini mulai memberikan dukungan moral secara mengalir kepada masyarakat adat Suku Laut di Kawal.

“Kami bergerak menyuarakan keresahan ini demi mendampingi saudara-saudara kami dari komunitas Suku Laut,” tegasnya.

Para pegiat lingkungan menyoroti secara tajam, potensi dampak kerusakan lingkungan di sekitar area situs budaya masyarakat tersebut.

“Setiap orang yang menyadari ancaman kerusakan ekologis pada lahan makam leluhur pasti turut merasakan duka mendalam,” tuturnya.

Gerakan solidaritas ini kata Asti, murni bertujuan membela kemanusiaan serta mencegah kerusakan masif ekosistem laut di wilayah Bintan Pesisir.

“Menyuarakan keresahan masyarakat Suku Laut merupakan upaya kolektif yang bersifat organik serta sukarela bagi kami semua,” pungkasnya. (sih)

Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2026. Lahir di Tanjungpinang pada 27 Januari 2004, merupakan alumni SMAN 1 Tanjungpinang dan telah menempuh pendidikan tinggi di Prodi Ilmu Hukum FISIP UMRAH. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru