TANJUNGPINANG (HAKA) – Deretan Ruko Pagi Sore Pamedan, hingga belakang restoran Mr Blitz, belum terjangkau jaringan pipa distribusi air bersih.
Kepala Bagian Teknik Perumda Air Minum Tirta Kepri, Dedi Junaedi, membenarkan kondisi tersebut.
“Iya betul, daerah itu memang belum ada jaringan pipa distribusi,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Pipa distribusi primer saat ini berada di seberang jalan, tepatnya di depan Swalayan Suryadi.
Dedi mengatakan, jalur perpipaan sejak awal melewati sisi kiri untuk menyuplai wilayah Perumnas.
“Penyebab utamanya, sejak awal jalur perpipaan memang lewat sebelah kiri,” terangnya.
Perumda Tirta Kepri juga belum memperoleh data peminat atau pendaftar resmi dari kawasan tersebut.
Dedi mengatakan divisi teknik juga belum menerima laporan resmi, terkait warga yang membeli air tangki hingga ratusan ribu rupiah per hari.
Warga pernah menggelar rapat kelurahan pada 2008 terkait kebutuhan jaringan air bersih di kawasan tersebut.
“Kendala teknisnya, kita harus melakukan penggalian dan memotong jalan untuk mengoneksikan pipa dari jaringan distribusi utama,” ungkapnya.
Tim teknik perlu menggali dan memotong jalan utama untuk menghubungkan pipa dari jaringan distribusi di seberang jalan.
Dedi menilai pemasangan pipa tidak efisien jika hanya melayani satu calon pelanggan mandiri.
“Kalau hanya satu pelanggan, secara teknis dan investasi itu agak berat bagi kami,” tegas Dedi.
Karena itu, warga perlu mengajukan pemasangan jaringan secara kolektif agar rencana tersebut lebih memungkinkan. (sih)






