Beranda Headline

Para Jenderal Rapat dengan Pjs Gubernur, TNI/Polri Kawal Pembangunan Jembatan Babin

0


Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharudin-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri terus mematangkan rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin), yang ditargetkan mulai terealisasi pada 2021 mendatang.

Teranyar, dalam rapat koordinasi (rakor) rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan yang dipimpin oleh Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin, diputuskan Pemprov Kepri akan melibatkan unsur TNI/Polri.

“Termasuk otoritas terkait lainnya sebagai tim pendamping untuk mengawal proses pembangunan jembatan yang didanai dari anggaran APBN tersebut,” jelasnya.

Rakor itu sendiri dihadiri Pangkogabwilhan I Laksdya I Nyoman Gede Ariawan, Kapolda Kepri Irjen Aris Budiman, Danlantamal IV Laksma Indarto Budiarto, Danrem 033 WP Brigjend Harnoto, Danlanud RHF Kolonel Pnb Andi Wijanarko, Kajati Kepri, dan unsur forkominda lainnya.

“Jadi nanti selama proses penyiapan dan pelaksanaan pembangunan jembatan itu, selain ada tim bekerja (membangun jembatan). Ada juga tim pendamping yang nantinya akan mengawal, agar nantinya pembangunan jembatan ini bisa kita wujudkan,” ujar Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin usai rakor di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Kamis (19/11/2020).

Menurutnya, semua pihak yang dilibatkan dalam tim tersebut, telah menyatakan komitmen untuk mengawal proses pembangunan jembatan yang ditaksir akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 7 triliun tersebut.

“Oleh karena (pembangunan jembatan) ini untuk kepentingan masyarakat Kepri dan juga nasional. Alhamdulillah semua pihak tadi mendukung. Insya Allah, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, kita akan melangkah lebih jauh dari tahapan-tahapan yang ada,” tuturnya.

Bahtiar menyebut, dengan adanya komitmen dan dukungan positif itu, Pemprov Kepri pun optimis jika target pembangunan jembatan itu di 2021 mendatang benar-benar akan terealisasi.

Apalagi kata dia, baik Pemprov Kepri maupun pemerintah daerah dalam hal ini Pemko Batam dan Pemkab Bintan juga telah memplotkan sejumlah anggaran di APBD 2021 untuk mendukung pembangunan jembatan tersebut.

Pemprov Kepri sendiri imbuhnya, juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 30 miliar di Dinas PUPRP Provinsi Kepri untuk biaya pembebasan lahan seluas 30 hektar di Pulau Bintan, untuk mendukung pembangunan jembatan tersebut.

“Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Kepri. Bismillah, Insya Allah pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan bisa kita wujudkan,” pungkasnya.(kar)

example banner

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here