BINTAN (HAKA) – Ratusan warga berbondong-bondong memadati Kawasan Relief Antam Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Kabupaten Bintan, Jumat (29/8/2025) siang.
Kedatangan mereka untuk menyaksikan pawai budaya nusantara di HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para peserta pawai melibatkan anak-anak mereka jenjang SD, SMP maupun SMA sederajat.
Pantauan hariankepri.com, kebanyakan warga yang datang di tempat itu, dari kalangan orang tua, dengan membawa anak-anak beserta keluarganya. Meskipun panas terik matahari, tidak menyurutkan semangat warga.
Mereka tetap berdiri hingga rela berdesak-desakan di tepi ruas jalan raya mulai Bundaran Tugu Relief Antam hingga area Gedung LAM Bintan, dan Gedung Community Centre (GCC) Perpustakaan Umum dan Kearsipan Bintan. Bahian sebagian warga lainnya memadati teras dan tangga Gedung LAM Bintan.
Di area itu, juga terdapat puluhan pedagang untuk menjual dagangan mereka. Kebanyakan mereka menjual minuman dingin serta makanan cemila lainnya. Ada juga mainan anak-anak.
Jumlah peserta lomba sebanyak 6.666 orang, dari tingkat pelajar di 22 sekolah, dan 22 regu dari kalangan OPD dan instansi lainnya. Para peserta menampilkan berbagai pakaian adat dan budaya yang ada di Indonesia. Untuk, lokasi start peserta dari Kawasan PLN Kijang melintas Jalan Trikora hingga depan Gedung LAM Bintan.
Di tempat itu, Sri, seorang warga Kijang Kota mengatakan, dirinya bersama rekan-rekan lainya datang untuk menonton anaknya, yang tampil sebagai peserta lomba pawai untuk SDN 08 Bintan Timur (Bintim).
Menurutnya, tema pawai yang ditampilkan SDN 08 Bintim adalah budaya dan kemerdekaan. “Mereka menampilkan sejarah sebelum kemerdekaan sampai Presiden RI sekarang,” tutupnya.
Pawai budaya nusantara tingkat Kecamatan Bintim dibuka oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan, di panggung utama sekaligus garis finis, tepatnya depan Gedung LAM Bintan.
Kapolsek Bintan Timur AKP Khapandi mengatakan, pihaknya menugaskan 25 personel Polres Bintan untuk pengalihan arus kendaraan serta menjaga kabtimas selama kegiatan berlangsung.
“Pengamanan kegiatan ini juga melibatkan anggota TNI, Satpol PP, Dishub Bintan, serta dibantu anggota ormas di Bintan Timur,” tutupnya. (rul)





